Implementasi Pendidikan Arab Language and Islamic Values Education (ALIVE) di Marawi City, Filipina: Membuka Persepsi Guru ALIVE
Saddam Mangondato Solaiman
Sekolah Tinggi Masyarakat Guru I-Siawadato, Departemen Studi Islam dan Ilmu Sosial, Kampus Universitas Negeri Mindanao, Kota Marawi, Filipina
Alamat email:
;Saddam Mangondato Solaiman. Implementasi Pendidikan Arab Language and Islamic Values Education (ALIVE) di Marawi City, Filipina: Membuka Persepsi Guru ALIF. Jurnal Pendidikan. Vol. 6, No. 1, 2017, hal. 38-46. doi: 10.11648 / j.edu.20170601.15
Diterima: 28 Oktober 2016; Diterima: 24 Desember 2016; Diterbitkan: 10 Februari 2017
Abstrak: Penelitian ini mengadopsi desain penelitian deskriptif untuk mengumpulkan informasi tentang penerapan Pendidikan Bahasa Arab dan Nilai Islam (ALIVE) dan kondisi yang berlaku tentang pengajaran ALIVE di Marawi City, Filipina. Sebuah survei dilakukan melalui kuesioner untuk menilai pelaksanaan pengajaran dan tingkat efektivitas pelaksanaan ALIVE. Temuan menunjukkan bahwa tidak ada cukup buku dan materi pembelajaran untuk siswa ALIVE. Oleh karena itu, direkomendasikan pula penyediaan buku-buku yang diperbaharui dan referensi lainnya untuk setiap murid, membuat distribusi 1: 1 dibuat. Demikian juga, data tersebut menggambarkan bahwa ada kebutuhan untuk melakukan reformasi pada perekrutan dan peningkatan kualifikasi guru agar mereka benar-benar kompeten dan terampil untuk mengantarkan barang ke penerima manfaat yang diinginkan. Oleh karena itu, dipandang perlu agar pengangkatan guru ALIVE yang berkualitas dan kompeten harus didasarkan pada prestasi dan kebugaran. Dalam uraian ini, ada kebutuhan untuk membuat ujian kualifikasi untuk bahasa Arab kelayakan untuk mendapatkan pekerjaan. Selanjutnya, penyediaan program beasiswa untuk guru ALIVE harus tersedia. Dengan cara yang sama, ada kebutuhan untuk menunjuk supervisor, konsultan atau pelatih ALIVE yang kompeten di setiap distrik untuk mengawasi program ini. Terakhir seperti yang ditunjukkan dari temuan bahwa program ALIVE tidak dievaluasi dan dimonitor dengan benar. Oleh karena itu, disarankan agar studi lebih lanjut dilakukan untuk menilai kebutuhan program ALIVE dan mungkin merupakan rencana tindakan yang dapat diajukan ke pihak yang berwenang untuk memperbaiki pelaksanaan program ALIVE yang efektif dan manjur.
Komentar
Posting Komentar